Toh

Sebagaimana hati berderu tangis
wajah bersemi penuh cinta
mulut mencaci maki
mata berkedip malu.

'Toh hidup itu tidak pasti,
bagaimana hidup membolak-balik
hati seorang dalam detik' ucapnya.

Sudah lumrah harusnya
kita sebagai manusia menerima
dan menikmati.

'Toh sudah sewajarnya berubah
dalam detik, menit
yang pasti kan hanya mati'

Toh sudah seharusnya
ini hidup berirama
sendu ataupun riang
yang pasti kan hanya mati.


Comments

Popular Posts