No Where But Here
“Bella dont!” gue mendengar suara Edward
berteriak kepada sang istri ketika si istri akan memangsa manusia. Tapi ga
jadi.
So, tadi gue abis nonton Breaking Dawn 2
bersama Ithan. Itu film seriusan bikin nge-down. Dan suatu kesalahan gue nonton
film itu, salah aja sih ga salah banget. Kenapa? Karena begini nih ceritanya...
Oke, gue dateng tepat saat bumper film
diputer. Duduk dari 3 terdepan dan lumayan bikin pegel punggung dan leher. Opening
film seperti biasa deh gue anteng. Sebenernya permasalahannya bukan diawal tapi
di tengah-tengah film dimana itu sangat amat. Meneganggkan.
Jadi rombongan umrah Volturi nyamperin
keluarga Cullen setelah natal. Dateng dong si Alice buat nolongin nah
penggangan dah tuh dia sama Aro. Tiba-tiba doi ditangkep sama Volturi terus si
Carlisle menjerit “LET HER GOOOOOO” terus si Aro terbang dan Calisle terbang
dan mereka semacam air crash gitu men! Dan wow si Carlisle jatoh dan dia mati
karena kepalanya di geragotin sama Aro. Gue tegang banget men!
Pas gue melihat adegan itu gue pun teriak
secara spontan “SUMPA DEMIAPA CARLISLE MATI!?”.
Dalam hati gue menjerit penuh duka jangaaaan! Carlisle kau harus hidup! Harus! Tidaaaak!!!
Apa yang telah kau perbuat!? Terkutuk kau Aro!
K, ga se-dramatis itu sih, tapi yang jelas gue
bener bener tegang banget pas mereka berantem. Banyak yang mati banyak yang
hidup. Anak Bella dan Edward pun dibawa oleh Jacob. Sampe akhirnya si Dakota
Fanning dikalahkan oleh Alice dan Aro pun menyerang Bella. Terus dengan
kekuatan super mereka berantem! Gila men! Ntah mereka berguru dimana yang jelas
silat di indosiar harus turun dari elang dan membiarkan elang itu hidup di alam
bebas. Aro akhirnya dimatiin sama pasutri itu. Terus Bella ngambil obor,
perlahan tapi pasti dia mulai mendekatkan obor itu pada wajah Aro. Pecah men! Pecah
banget gue! Dan Aro pun terbakar. Api pun fade out dan kembali ke wajah Aro
yang ternyata hanya diperlihatkan apa yang terjadi jika dia menyerang Cullen
oleh Alice.
Anti Klimaks. Sip.
“SHIT MEN SHIT MEN SHIT MEN SHIT MEN SHIT MEN!”
ternyata selama beberapa belas menit gue merasa ketenggangan dan kekecewaan
karena ada Warewolf dan Cullen and the gank yang mati. Tapi ternyata! Oh tidak,
gue speechless... Alice telah membuat gue merasa ngedown sekali. Seakan akan
gue udah naik sampe lantai 567687787896 tiba-tiba ada yang jorokin gue sampe
kelantai UG. Shit men! Gue ditipu oleh sutradara Hollywood yang menjoroki gue
sampai ke under ground.
Honestly, rada ga ens sama endingnya karena
gue merasa ada sesuatu yang kurang. Tapi jempol lah buat permainan emosinya. Ngedown
banget -_-
Nah setelah lampu nyala dan orang pada turun
gue sama Ithan masih bergeming di tempat duduk. Gue butuh sepersekian detik
untuk sadar, bahwa filmnya udah tamat dan Carlisle ga jadi mati. Tapi begitu
gue sadar dan melempar pandangan sekeliling. Ternyata gue dan Ithan diapit oleh
para couple. Dua disebelah kanan gue, dua disebelah kiri Ithan. Dan gue pun
berkata pada Ithan “Than, kita diapit couple than...” dan Ithan pun berkata “gapape
cing! Gapape”. Susah memang nonton sama gadis jomblo dua tahun -_- HAHAHA.
Totally, great lah! 4 stars!
But there’s a song that makes me feel that
scars opened up. Again. “one step closer. I have died everyday waiting for you darling don’t be afraid i have loved
you..”. Gue merasa ciut. Ntah lah, mungkin semua butuh proses untuk healing
scars tersebut sa. And it’s remind me. That moment.
“For a thousand years. I loved you for a
thousand more.”
clink clank
Sazha

Comments